Home / Pendidikan

Minggu, 6 Agustus 2023 - 22:00 WIB

Kekurangan Ruangan, Satu Rombel SDN 1 Utan Belajar di Teras

Sumbawa Besar (Sumbawasatu.com)-

Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa (DPKS) menemukan siswa di SDN 1 Utan, belajar di teras kelas. Mereka duduk di lantai beralaskan tikar. Meski demikian anak-anak tampak semangat mengikuti proses belajar mengajar.

Kepada Tim DPKS yang terdiri dari Zainuddin SE, Sanapiah S.Pd, Junaida Iriani S.Pd, Erma Suryani M.Pd dan Dr. Suharli, Kepala Sekolah setempat, Siti Jawiah S.Pd.SD, mengakui bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung sebelum dia menjabat.

“Saya sudah 4 tahun menjadi kepala sekolah di sini. Sedangkan kondisi siswa belajar di teras itu berlangsung sudah cukup lama, sebelum saya di sini,” kata Jawiah, sapaan Kepsek.

Keadaan ini terjadi, ungkapnya, karena sekolahnya kekurangan ruang kelas. Siswanya berjumlah 298 orang terbagi dalam 11 rombongan belajar (rombel). Sedangkan ruang kelas yang ada hanya 9. Satu rombel lainnya, terpaksa memanfaatkan ruang laboratorium untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), satu rombel lagi di luar kelas atau teras.

BACA JUGA  Ketua DPRD Siap Support DPKS

Pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan penambahan ruang kelas untuk menyudahi kondisi tersebut. Bukan hanya melalui Dinas Dikbud dan dana pokir DPRD, namun juga mengusulkannya ke pusat melalui Dapodik. “Sampai sekarang belum ada informasi kapan usulan itu direalisasikan,” ujarnya.

Ia berharap melalui Dewan Pendidikan, permasalahan tersebut dapat ditangani, sehingga anak-anak dapat belajar di dalam kelas dengan kondisi yang representative.

Menanggapi hal itu, Anggota DPKS, Junaida Iriani S.Pd mengatakan akan mengkomunikasikannya dengan Dinas Dikbud Sumbawa untuk memastikan progres dari usulan yang sudah dilakukan pihak sekolah.

BACA JUGA  Jelang MXGP, Pengamanan di Pelabuhan Poto Tano Diperketat

Bunda Elly, sapaan akrab mantan Kepsek ini mengaku prihatin karena kondisi itu karena berdampak terhadap kualitas pendidikan. Ketika KBM tidak nyaman, maka akan berpengaruh terhadap output dari proses tersebut.

Saat ini pemerintah pusat maupun Pemda Sumbawa ungkap Bunda Elly, sangat konsen terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Karena itu Pemda Sumbawa terus berupaya untuk memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) bidang pendidikan. Salah satunya mengalokasikan dana untuk bidang pendidikan melalui Pokir anggota DPRD Sumbawa masing-masing sebesar 25 persen.

Bunda Elly berharap agar alokasi dana untuk memenuhi SPM dapat dimaksimalkan sehingga persoalan pendidikan khususnya di Kabupaten Sumbawa dapat teratasi. “Kami membawa permasalahan ini dalam pertemuan rutin dengan Dinas Dikbud Sumbawa,” tandasnya.(SS/R)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Dewan Pendidikan Akomodir Banyak Aspirasi di Sejumlah Sekolah

Pendidikan

Imigrasi Sumbawa Kenalkan Dunia Keimigrasian kepada Pelajar di KSB

Pendidikan

Kuliah Tamu FKIP UNSA Hadirkan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek RI

Pendidikan

Diikuti 16 Sekolah, Museum Sumbawa Gelar Lomba Cerdas Cermat

Pendidikan

Puluhan Peserta Didik PAUD Semai Harapan Bangsa Resmi Dilepas

Pendidikan

Ketua DPRD Sumbawa Motivasi Kaum Milenial Menuju Kesuksesan

Pendidikan

Survey OMI, Kehadiran UTS Permudah Masyarakat Sumbawa Kuliah di Dalam Daerah

Pendidikan

Gelar Digital Entrepreneurship Academy di UTS, BPSDMP Kominfo Surabaya Datangkan Praktisi Bisnis dan Akademisi
error: Content is protected !!