Home / Ragam

Senin, 28 Agustus 2023 - 09:22 WIB

Seminar Skrining dan Penemuan Awal Penyakit Kanker untuk Dokter dan Bidan di Pulau Sumbawa

Sumbawa besar (Sumbawasatu.com)-

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumbawa menggelar seminar tentang Deteksi Dini dan Diagnosis Awal Kanker, Minggu (27/07/2023) pagi. Kegiatan diikuti oleh tenaga medis di puskesmas maupun klinik se Pulau Sumbawa.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Hotel Sernu, Sumbawa ini, dihadiri pihak Dikes Sumbawa, Wakil Ketua IDI Sumbawa, Pengurus IDI se NTB, Ketua IBI Cabang Sumbawa, perwakilan PPNI, IAPI, PDGI, PERSAGI Cabang Sumbawa, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia, Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia, PATELKI Cabang Sumbawa, Himpunan Psikologi Indonesia, dan Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Sumbawa.

Adapun peserta terdiri dari 14 dokter spesialis, 68 dokter umum, dan 26 bidan. Ada empat topik yang dibahas oleh pembicara dari kalangan Dokter Spesialis di Sumbawa yang berkompeten di Bidangnya.

Topik pertama dibawakan oleh dr. Suhendro Sp.PA dengan judul Prevalensi dan Epidemiologi Kanker di Sumbawa. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan Insiden Kanker di Sumbawa sejak tahun 2019 sampai 2023 yang beliau temui. Kanker tersering yang ditemui pada tahun 2022 meliputi kanker Payudara, kanker Serviks, serta kanker bagian kepala dan leher.

Pada tahun 2023, periode 1 januari sampai 14 juli, kanker tersering yang ditemukan meliputi kanker Payudara, kanker tiroid, dan kanker kolorektal. Faktor risiko terjadinya kanker meliputi merokok aktif dan pasif, infeksi HPV dan virus lain, riwayat tumor dalam keluarga/genetik, riwayat tumor sebelumnya, paparan sinar matahari berlebih, tempat tinggal dataran tinggi dan pantai, obesitas, dan diet.

Kemudian, topik kedua disampaikan oleh dr G. Iwan B. Bomba, Spesialis Bedah, dengan topik skrining dan diagnosis awal kanker payudara, kolorektal, dan tiroid. Pada topik ini, ia memaparkan pentingnya penggalian informasi melalui wawancara/anamnesis dan pemeriksaan fisik yang spesifik.
Jika kecurigaan klinis mengarah ke keganasan, maka dokter atau bidan di fasilitas pelayanan primer sebaiknya segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan / rumah sakit untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.

BACA JUGA  Korban Kecelakaan Lalu Lintas Meninggal Dunia Tidak Mempunyai Ahli Waris, Santunan Dalam Bentuk Penggantian Biaya Penguburan

Topik ketiga dengan pembicara dr. I Dewa Putu Ardana, Spesialis Paru, membawakan topik skrining dan diagnosis awal kanker paru. Pada topik ini, selain gejala dan tanda klinis kanker paru, ia juga menjelaskan skrining untuk mendeteksi kanker paru dengan melakukan pemeriksaan LDCT (Low-dose CT) dengan menggunakan CT scan pada orang dengan risiko tinggi, yaitu dengan usia ≥ 50 tahun dan dengan riwayat merokok ≥ 20 pack-year.
Topik terakhir dibawakan oleh dr Dedy Tesna Amijaya, Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dengan topik skrining dan diagnosis awal kanker serviks dan endometrium. Ia menjabarkan berbagai gejala dan tanda kanker serviks dan kanker Rahim (endometrium) untuk diwaspadai dan dirujuk ke fasilitas kesehatan lebih tinggi atau rumah sakit jika diperlukan.

dr Dedy juga menekankan pentingnya edukasi kepada pasien dan dukungan psikis agar pasien tidak ketakutan dalam memastikan dan mencari pengobatan berkaitan dengan adanya benjolan/tumor dalam tubuh. Berbagai modalitas pemeriksaan-pemeriksaan penunjang juga dijelaskan, meliputi pemeriksaan pap smear, IVA, dan HPV DNA.

Ketua Panitia, dr. I Puti Sidhi Rastu Karyana, Sp.PK., mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pada tenaga medis dan paramedis dalam hal ini bidan dan dokter umum terkait deteksi dini dan diagnosis awal penyakit kanker pada pasien. Dimana, dua tahun terakhir terjadi peningkatan kejadian kanker di Sumbawa yang dideteksi dengan pemeriksaan patologi anatomi.

“Sasarannya adalah bidan dan dokter umum terutama dokter menyediakan pelayanan primer di Puskesmas maupun klinik untuk mendeteksi awal apakah pasien ini ada gejala atau tanda yang bisa di lihat dari investigasi, wawancara, dan juga pemeriksaan fisik. Jika memang ada indikasi ke arah kanker bahkan ganas, bisa merujuk ke spesialis atau bisa ke pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan,” jelasnya.

BACA JUGA  Masyarakat Sumbawa Sambut Antusias Kedatangan Lola Peraih Juara Nasional Forsa Idol

Dengan adanya kegiatan ini lanjutnya, kemampuan deteksi dini dokter dan bidan di tingkat pelayanan dasar maupun klik dapat meningkat, sehingga bisa dideteksi dari awal kejadian kanker pada pasien. Ketika dilanjutkan ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi lagi, tidak terlambat dalam hal penanganannya.

“Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kasus, mungkin salah satunya kurangnya pengetahuan, disinilah tugas kami untuk meningkatkan pengetahuan anggota,” ujarnya.

Ke depan tambahnya, kegiatan semacam ini sebisa mungkin akan dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, bahkan, jika memungkinkan akan dilakukan penyuluhan kepada masyarakat umum.

“Kanker itu bukanlah suatu stigma yang mengerikan, misalnya bisa dideteksi lebih awal penanganannya akan lebih baik,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua IDI Cabang Sumbawa dr. Rachmat Ansyori, Sp.PK., dalam sambutannya menyampaikan, pemilihan materi kanker pada seminar kali ini karena melihat total pembiayaannya dari BPJS berdasarkan laporan tahun 2022, berada pada posisi kedua setelah penyakit jantung.

“Oleh karena itu harapan kita semua untuk bisa teman-teman di puskesmas agar bisa deteksi dan diagnosis awal menyaring supaya tidak pas parah baru dibawah ke rumah sakit,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin. Pihaknya siap membangun sinergi dengan semua pihak khususnya pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan.

“Harapan kami dari IDI memang mudahan kegiatan seperti ini bisa teruskan kita rutinkan setiap tahun sehingga bisa membantu tugas dinas kesehatan. IDI tidak ada masalah untuk terus berkolaborasi dengan dinas untuk melakukan kegiatan seperti ini,” pungkasnya.(SS/ind)

Share :

Baca Juga

Ragam

Petakan Isu Strategis Bareng PKL Dompu, Mi6 : PKL punya posisi tawar politik yang kuat dalam Pilgub 2024 !

Ragam

Tarian Hingga Atraksi Warnai Syukuran Hari Bhayangkara di Polres Sumbawa

Ragam

Satlantas Polres Sumbawa Barat Gunakan Sirkuit Uji SIM Baru

Ragam

Semua Anggota PWI Sumbawa Diakui Dewan Pers

Ragam

Imigrasi Sumbawa Berikan sosialisasi Keimigrasian kepada Pengurus Haji/Umroh

Ragam

Kapolres Sumbawa Ajak Personel Jaga Disiplin dan Kebersihan

Ragam

Sukseskan HUT ke-79 RI di IKN 17 Agustus Mendatang, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Sinergi Wujudkan Kamseltibcarlantas dan Zero Accident

Ragam

Mi6 Tolak Larangan Kesenian Kecimol di Lombok
error: Content is protected !!