Home / Pendidikan

Rabu, 24 Januari 2024 - 16:29 WIB

Program Studi Bisnis Digital FEB UTS Sandang Akreditasi Baik dari LAMEMBA

Sumbawa Besar (Sumbawasatu.com)-

Program Studi (Prodi) Bisnis Digital (BD) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) raih peringkat Akreditasi Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).

Ketetapan ini dikeluarkan melalui Surat Keputusan Nomor 931/DE/A.5/AR.10/XII/2023. Akreditasi ini berlaku sejak 22 Desember 2023 hingga 22 Desember 2028.

“Ini suatu kebanggan bagi kami. Karena itu saya sangat berterima kasih atas usaha keras rekan-rekan di FEB yang turut lelah mendapatkan Akreditasi ini,” kata Tomi Dwi Cahyono, S.Kom., M.M., Ketua Program Studi Bisnis Digital FEB UTS, Rabu, (24/1/2024).

“Di samping itu, ini adalah beban tanggung jawab. Artinya Akreditasi Baik tidak boleh hanya sekedar peringkat, melainkan juga soal kualitas yang harus terus ditingkatkan,” sambungnya.

BACA JUGA  Panen Jagung di Sumbawa Bersama Mentan, Presiden Sebut Hilirisasi Jadi Langkah Strategis Stabilkan Harga

Selaras dengan Tomi, Dekan FEB UTS, Diah Anggeraini Hasri, S.Si., M.Sc. juga mengutarakan apresiasinya atas capaian ini.

“Saat surat keputusan ini kami terima. Kami semua sangat berbahagia. Bagaimanapun juga akreditasi adalah gelar kehormatan bagi Prodi. Lebih lagi ini jadi kebanggaan bagi lulusan-lulusan kami nantinya,” kata perempuan yang kerap disapa Anggi itu.

Diketahui, Prodi Bisnis Digital menjalani Assessment lapangan pada 14-15 November 2023 lalu. Ada 9 indikator yang menjadi penilaian. Beberapa di antaranya adalah Kemahasiswaan, Penelitian, Keuangan, serta sarana dan prasarana.

Tomi sendiri menilai Bisnis Digital FEB UTS memiliki kualitas baik yang cukup merata pada setiap Indikator yang ada.
Namun jelasnya, BD sangat unggul terkait  Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pengajar yang dimilikinya.

BACA JUGA  Implementasi MBKM, Prodi Kewirausahaan UTS Fasilitasi Magang, Preanership, Hingga Bina Desa

“Pengajar doktoral di kami itu lebih dari 50 persen. Itu sangat mencukupi untuk kebutuhan belajar mengajar di BD,” terang Tomi.

Lebih lanjut ia juga menyebut Prodi Bisnis Digital sangat unggul dalam kerja sama Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

MBKM merupakan program Kemdikbud Ristek meliputi Magang Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Preneurship, Pertukaran Pelajar, Bina Desa, Mengajar, Studi Independen dan lain sebagainya.

“Hampir semua program MBKM ini kami implementasikan di Bisnis Digital FEB UTS. Jadi kami cukup bangga, dan akan terus mengupayakan kemajuan-kemajuan lainnya,” tegas Tomi.(Gn)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

DPKS Temukan Berbagai Persoalan di Sekolah Wilayah Timur

Pendidikan

Puluhan Peserta Didik PAUD Semai Harapan Bangsa Resmi Dilepas

Pendidikan

Wabup Ingatkan Kasek Miliki Lima Kompetensi Dasar

Pendidikan

Capaian 5 tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Terhadap Pendidikan Khususnya SMKN 1 Plampang

Pendidikan

FEB UTS Yudisiumkan 102 Lulusan, 83 di Antaranya Cumlaude

Pendidikan

Mahasiswa PBSI UNSA Rayakan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa

Pendidikan

SDN 7 Utan Kekurangan Murid Baru

Pendidikan

Peresmian Asrama Mahasiswa di Sumbawa, Ini Pesan Gubernur Kalimantan Utara
error: Content is protected !!