Home / Ekonomi dan Bisnis

Selasa, 14 Mei 2024 - 08:10 WIB

Sudah Serap Jagung Petani, Bulog Sumbawa Pastikan Pembelian Sesuai HAP

Sumbawa Besar (Sumbawasatu.com)-

Perum Bulog Kancab Sumbawa telah melakukan kegiatan penyerapan jagung di dua wilayah kerjanya yakni Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), sejak tanggal 1 Mei 2024 lalu.

Untuk mendukung kegiatan penyerapan tersebut, Bulog menyiapkan 3 gudang dengan kapasitas yang cukup besar, yakni Gudang Lopok, Alas dan 1 gudang swasta di Labangka.

Pemimpin Cabang (Pinca) Bulog Sumbawa, Zuhri Hanafi menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyerapan sejak ditetapkannya Surat Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 136/TS.02.02/K/4/2024 tentang Fleksibilitas Harga Acuan Pembelian (HAP) di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Komsumen Komoditas Jagung.

“Sejak penetapan Bapanas, Bulog Sumbawa sudah melakukan kegiatan penyerapan jagung di gudang Lopok dan Alas. Mulai hari ini sudah kita siapkan satu gudang swasta di Labangka untuk mendukung kegiatan penyerapan,” jelasnya kepada wartawan, Senin (13/05/2024) di Sumbawa.

BACA JUGA  KPU Sumbawa Tetapkan DPSHP, 3.884 Pemilih Berkurang

Diterangkan, masing-masing gudang yang disiapkan memiliki kapasitas yang cukup untuk menyerap jagung. Gudang Lopok dan Alas masing-masih berkapasitas 1.000 ton. Sementara gudang swasta dengan kapasitas sekitar 1.500 ton.

“Sudah kita lakukan penyerapan sejak 1 Mei kemarin untuk dua gudang Bulog. Hingga hari Sabtu tanggal 11 Mei 20024, sudah terserap 420 ton di Gudang Lopok, dan 220 ton di Gudang Alas. Sementara di gudang swasta kita mulai hari ini,” terangnya.

Kaitan dengan mekanisme penyerapan lanjutnya, sama seperti pembelian gabah. Di mana, pihaknya melakukan penyerapan melalui mitra resmi Bulog.

“Bulog menerima dengan kualitas dan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Harga disesuaikan dengan Kadar Air (KA). Misalnya KA 30%, sesuai ketetapan Bapanas yakni Rp 4.200/kg, KA 20% Rp 4.750% dan seterusnya. Nanti di gudang, Bulog terima dari mitra KA 15% harga Rp 5.000,” paparnya.

BACA JUGA  Puncak Kemarau di Sumbawa Diprediksi Berlangsung Tiga Bulan

Ia menambahkan, untuk kegiatan penyerapan jagung di Kabupaten Sumbawa dan KSB, Bulog memiliki 12 mitra resmi, antara lain, Munawir Haris, UD. Tani Mandiri, Mahsanuddin, Wendi Purwansyah, Agus Irawansyah, Amirullah, Hamsa, CV. Surya Juandhani, Seniman, Wawan Desta Juliand, PT. Samawa Tani Persa, dan UD. Fantasi.

“Itu adalah mitra resmi kami untuk kegiatan penyerapan jagung. Untuk memastikan pembelian di lapangan dilakukan sesuai ketentuan, kami secara rutin melakukan pengawasan,” pungkasnya.(ind)

Share :

Baca Juga

Ekonomi dan Bisnis

Jasa Raharja Apresiasi Penurunan Kecelakaan dan Dorong Keselamatan Lalu Lintas Melalui Penandatanganan Pakta Integritas

Ekonomi dan Bisnis

Bulog Bima Terapkan Dua Skema Pembelian Jagung

Ekonomi dan Bisnis

Sukses Pimpin Perusahaan, Tiga Direksi Jasa Raharja Masuk Jajaran Top 100 CEO dan Top 200 Next Leader 2023 Versi Infobank

Ekonomi dan Bisnis

Pendapatan Daerah Tahun 2023 Meningkat

Ekonomi dan Bisnis

PAD dari KIR Baru Mencapai 57,9 Persen

Ekonomi dan Bisnis

Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Kegembiraan Berlimpah Saat Idul Fitri

Ekonomi dan Bisnis

Berhasil Stabilkan Harga Beras di Wilayah Kerjanya, Bulog Bima Diganjar Performance Award 2023

Ekonomi dan Bisnis

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan dari Ajang Indonesia Human Capital Award 2023
error: Content is protected !!