Sumbawa Besar (Sumbawasatu.com)-Sebanyak 50 anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan sahabat Tagana yang berasal dari Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Taruna Siaga Bencana Tagana Tahun 2022, Jumat (2/11/2022). Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa ini dihadiri Asisten 3 Administrasi Umum, Anggota Forkopimda, Ketua Tagana Provinsi NTB, Kadis Sosial diwakili Kabid Banjamsos, Kepala BPBD, Basarnas dan sejumlah pengurus Tagana Kabupaten Sumbawa.
Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten 3 Sekda Sumbawa, Ir. Dirmawan menyambut dan mengapresiasi segala bentuk kegiatan Tagana dalam bidang kebencanaan.
Menurutnya peningkatan kapasitas anggota Tagana ini sangat penting, mengingat relawan kemanusiaan itu merupakan garda terdepan dalam menangani bencana baik pra, saat dan pasca bencana. “Bencana dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi, masyarakat juga sering tidak siap dalam menghadapi bencana, sehingga saat bencana terjadi, banyak menimbulkan korban jiwa, harta dan dampak psikologis. Begitupun masalah banjir yang seringkali dihadapi akhir-akhir ini, juga banyak menimbulkan kerugian baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Kehadiran Tagana menjadi solusi dari semua ini dalam penanganan bencana dan perlindungan social, guna memperkecil resiko bencana,” ungkapnya.
Bupati berharap Tagana mampu merespon secara cepat dan tepat bencana yang terjadi, lebih kompak dan solid, selalu terdepan, serta mampu berkiprah lebih banyak lagi dalam penanggulangan bencana. Ia juga mengimbau agar Tagana mampu menciptakan inovasi penyuluhan dan pencegahan serta tanggap bencana, baik bencana alam maupun bencana non alam seperti terjadinya pandemi covid-19.
Sementara Koordinator Tagana NTB sekaligus Ketua Tagana Sumbawa, Dedi Susanto S.Pdi menyebutkan bahwa Tagana Sumbawa telah berkiprah menangani bencana sejak Tahun 2004. Tagana selalu berada di garda terdepan untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Karenanya kemampuan anggota Tagana tentang kebencanaan harus terus ditingkatkan guna pemenuhan pelayanan dasar korban bencana baik bencana alam maupun bencana social. “Anggota Tagana harus menguasai assesement, pengelolaan dapur umum dan tupoksi lainnya agar apa yang dilakukan dapat meminimalisir resiko bencana,” ujarnya.
Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemda Sumbawa khususnya Ketua DPRD yang telah mengalokasikan dana Pokirnya sehingga pelaksanaan peningkatan kapasitas anggota Tagana dapat terlaksana. Demikian dengan Bupati Sumbawa dan Dinas Sosial yang terus mensupport keberadaan tagana sehingga sampai saat ini masih terus berkiprah.(SS)

Komentar